Senin, 27 Februari 2012

Aku dan Menulis

Menulis tak sekadar merangkai kata, meluahkan rasa, apalagi semata karena hendak membunuh masa.   Ada pekerjaan demikian agung yang tersimpan di balik permainan jemari dalam mengukir kalimat indah.
Apaan tuh??
Entahlah menurut sahabat, tapi setidaknya ini pendapat saya pribadi.

Ups, sebelumnya mari bertanya pada nurani (dari hati yang paaaaaling dalam), apa tujuan kita menulis?  satu, dua, tiga, yaaak, jawab!!


Udah?!

Well.  Mungkin beberapa di antara kita ada yang mengatakan menulis sebagai penyalur hobi dan bakat (ceileee), menulis untuk memberikan kepuasan bagi pembaca, sebagai sarana pelemparan opini, wadah curcol alias curhat colongan, atau ajang buat narsis-narsisan.
Salah?! Ga juga.  Semua alasan, mau pilih yang manapun, selama positif 'n ga menyimpang, InsyaAllah syah-syah aja.
Tapiii, menurut saya (sekali lagi, menurut saya lho yaaaa), ada satu simpul yang bisa membawahi semua tujuan di atas.
Apaan lagi nih??

PESAN, HIKMAH, atau MORAL yang terkandung dalam tulisan.

Penting? Yah, pasti.  Setiap goresan kalimat yang mengalir dari jemari, haruslah mampu menyampaikan suatu pesan (dalam hal ini pesan kebaikan).  Justru berangkat dari pesan inilah sebaiknya sebuah tulisan digoreskan.
Entah bagaimana cara pengemasan dari pesan yang hendak diutarakan, maka di sinilah para writer memainkan kemahirannya.  Satu pesan bisa ditampilkan dalam sebuah cerpen, puisi, artikel, novel, tulisan motivasi, dls.  Cara penyampaian tentu disesuaikan dengan masing-masing genre tulisan.

Bagaimana membungkus pesan untuk masing-masing genre tulisan, tak akan saya bahas di sini.  Karena percaya pasti banyak pakar yang jauh lebih berhak mengupas masalah ini.  Intinya hanyalah, bahwa pesan adalah jiwa/ruh dari sebuah tulisan.  Ia merupakan inti dari suatu tulisan.

Tak melulu harus berupa pesan berat nan njelimet.  Pesan ringan bisa saja kita selipkan.  Semisal sindiran untuk orang yang hobi buang sampah sembarangan, pesan untuk menyayangi hewan, atau bahkan..., pesan sponsor mungkin, hehe (iklaaaan kaliii).

So, apapun tulisannya, jangan lupa sempatkan untuk menyisipkan makhluk yang satu ini ya.

Selamat berkarya.  Salam Pena!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar